My Links
  Pondokrenungan.com  kumpulan  renung- an, cerita iman, kesaksian iman 
svdc hina. We are profesional missio- naries
  catholic.org.tw Konferensi Keuskupan China, Regi- onal (wila- yah) Taiwan
catholic.org gives  infor- mation about Catholicism

Kisah-kisah ini juga termuat dalam pondokrenungan.com 

Kembali ke index

Kamera

Kuangkat kameraku dan kujepret sebuah pemandangan. Aku sangat yakin bahwa yang aku jepret hari kemarin adalah pot bunga yang indah itu. Beberapa kuntum anggrek sedang memancarkan kelembutannya dan aku ingin mengabadikan memori manis dan indah ini. Namun hari ini ketika mengambil hasilnya dari toko cetak photo itu ternyata apa yang kuperoleh amatlah berbeda. Pot bunga itu nampak amat kabur. Keindahan anggrek cuma nampak samar-samar. Sementara obyek lain yang berada jauh di belakang pot itu justru amat jelas kelihatan tanpa catat dan cela.

Aku kecewa....!!! Mengapa setiap kali aku membidik sebuah obyek selalu saja nampak kabur??? Mengapa hasil jepretan tangan orang lain selalu nampak indah mempesona?? Aku bertanya diri. Ketika aku sekali lagi memperhatikan kameraku, aku menjadi sadar. Ternyata aku yang amatir ini belum mahir mengontrol fokus kameraku. Bukan gerakan tangan saat menjepret, bukan posisi berdiri, jongkok atau duduk yang mempengaruhi hasil sebuah bidikan, walau itu kadang juga penting. Tapi fokus kameralah yang amat menentukan. Aku masih harus belajar lagi....

Sebuah cakrawala baru kini terkuak lebar di depanku, saat aku memperhatikan photo-photo itu. Ternyata hidupku juga bagai menjepret sebuah pemandangan yang menuntut ketrampilan mengatur fokus. ˇ§Aku harus belajar lagi dan lagi untuk menentukan fokus kamera hidupku setiap hari.ˇ¨ Aku berbisik pada diriku.

---------------

Temanku!! Aku yakin....anda yang profesional tahu maksudku!!!

Tarsis Sigho - Taipei