My Links
  Pondokrenungan.com  kumpulan  renung- an, cerita iman, kesaksian iman 
svdc hina. We are profesional missio- naries
  catholic.org.tw Konferensi Keuskupan China, Regi- onal (wila- yah) Taiwan
catholic.org gives  infor- mation about Catholicism

Kisah-kisah ini juga termuat dalam pondokrenungan.com 

Kembali ke index


Pahlawan Cinta

Nona Tsao seorang mahasiswa jurusan Bahasa Inggris. Walaupun ia sudah belajar bahasa Inggris sejak SD, namun ia tetap merasa sulit membuka mulut untuk memulai suatu percakapan dalam bahasa Inggris. Karena itu ia selalu ingin untuk ke luar negeri, ke negara berbahasa Inggris, karena dengan itu ia akan dipaksa untuk memulai membuka mulut dan menggunakan bahasa yang baru tersebut.

Saat liburan musim panas. Setelah tunggu sekian lama akhirnya nona Tsao diisinkan oleh keluarganya menuju Inggris untuk mengikuti kursus singkat bahasa Inggris selama tiga bulan. Pada saat itulah nona Tsao menemukan suatu keajaiban.

Karena saat itu adalah pengalaman pertama bagi nona Tsao untuk sendirian di negeri asing, maka tak pelak lagi ia selalu rindu akan keluarganya. Ingin rasanya bila setiap hari bisa berbicara dengan keluarganya. Namun nona Tsao tak dapat menelpon mengingat mahalnya biaya telepon di Inggris. Orang tuanyapun tentu saja amat rindu pada anak putri yang mereka sayangi itu.

Ayahnya tak menyelesaikan pendidikan dasar. Karena itu sudah sangat pasti bahwa ayahnya tak pernah belajar bahasa Inggris. Namun suatu miracle terjadi. Suatu hari teman sekamar mengatakan bahwa ayahnya nelpon dari Taiwan. Sejenak ia tak percaya bahwa ayahnya sungguh menelpon. Alasannya jelas karena tak mungkin ayahnya bisa berbicara bahasa Inggris. Namun ketika telepon berdering dan nona Tsao sendiri mengangkat telepon tersebut, ia jadi yakin bahwa itulah suara ayahnya yang menggunakan kalimat bahasa Inggris yang sempurna. Tak pernah dibayangkan, bahwa dalam hidupnya ayahnya sekurang-kurangnya bisa berbicara sebuah kalimat bahasa Inggris yang sempurna.

Hanya karena besarnya cintanya kepada sang anak, bapa tersebut meluangkan waktu belajar bahasa Inggris agar anaknya yang berada jauh di seberang sana mengalami kehangatan cintanya yang tak pernah pudar. Sejak itu, nona Tsao tak henti menyebut ayahnya sebagai seorang ˇ§Pahlawanˇ¨. (Disadur dari: Taipei Times,Saturday, November 9, 2002, halaman 13).

==========

-.) Tak ada jarak, waktu ataupun bahasa yang bisa merintangi anda untuk sungguh mencintai.
-.) Andapun bisa menjadi seorang pahlawan.

Tarsis Sigho - Taipei