ˇ@
 
      My Links
  Pondokrenungan.com  kumpulan  renung- an, cerita iman, kesaksian iman 
svdc hina. We are profesional missio- naries
  catholic.org.tw Konferensi Keuskupan China, Regi- onal (wila- yah) Taiwan
catholic.org gives  infor- mation about Catholicism

Kisah-kisah ini juga termuat dalam pondokrenungan.com 

Kembali ke index


Adakah Persahabatan Sejati?

Beberapa tahun lalu aku kenal seorang teman yang masih kuliah di Atmajaya Jakarta. Setelah selesai kuliah ia mengirimkan sepucuk surat untuk memberi kabar tentang kebahagiaan yang bakal ia nikmati karena ia telah menemukan seseorang yang cocok baginya, yang sungguh amat mencintainya. Puji Tuhan!!! Demikianlah reaksiku. Waktu berlalu, dan setelah empat tahun menjalankan hidup perkawinan. Datang lagi sepucuk surat dengan suatu kabar yang lain. Ternyata apa yang diidamkannya kini terbalik. Bukan kebahagiaan yang diperoleh, tetapi kini ia harus berusaha menghidupkan anak pertama yang berumur dua tahun lebih dan seorang lagi yang bakal dilahirkannya sendirian, karena sang suami telah mengatakan selamat tinggal padanya. Persahabatan yang berpuncak pada perkawinan, kini harus berhadapan dengan perceraian. Ia mulai bertanya diri; ˇ§Adakah suatu persahabatan yang sejati?ˇ¨ 

Dalam bacaan hari ini (Yoh 15:26-16:4) Yesus menjanjikan seorang sahabat, seorang penghibur. Dan Ia bukanlah manusia biasa seperti aku dan anda, tetapi Ia adalah Roh Kudus. Ia adalah Allah yang tak akan pernah mengkhianati. Ia akan menuntun kita untuk berbuat apa yang benar dan baik. Ia akan selalu bersama kita untuk memberikan penghiburan tat kala kita sedang berada dalam duka nestapa. Ia yang akan selalu ada bersama kita tanpa prasyarat apapun dan dalam situasi apapun. Kenyataan ini sungguh merupakan penghiburan yang besar bagi kita yang hidup di jaman ini, kita yang terkadang diliputi kesepian maha dalam justru di tengah kegaduhan, di tengah kebersamaan dengan orang lain, suatu kebersamaan tanpa dasar pengikat yang kuat yakni cinta. Roh Kudus ada bersama kita.  

Roh Kudus ini pula yang akan membantu kita untuk menjadi pengikut Kristus yang sejati, untuk memberikan kesaksian tidak hanya dengan kata-kata, tetapi dengan seluruh hidup kita. ˇ§Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.ˇ¨

Yah allah Roh Kudus, bantulah dan kuatkanlah kami selalu agar mampu memahami apa yang benar. Dampingilah kami ketika kami berjalan sendirian. Amin!!
ˇ@

Tarsis Sigho - Taipei